Curug Orok memiliki ketinggian sekitar 45 m dan berada di
ketinggian 250 meter di atas permukaan laut dengan konfigurasi umum
lahan berbukit karena letaknya di kaki gunung Papandayan.
Curug
ini terdiri dari dua buah curug yaitu curug besar yang mana aliran
airnya jatuh langsung dari atas tebing yang berasal dari aliran sungai
di atasnya. Limpahan curahan air ini membentuk kolam air dibawahnya.
Kolam ini cukup besar dan tidak terlalu dalam sehingga dapat digunakan
untuk sekedar mandi ataupun berendam. Sedangkan curug yang kecil
terdiri dari beberapa kucuran air yang keluar dari rembesan dinding
tebingnya.
Tak jauh dari curug ini sekitar 500 m juga terdapat curug lain yang bernama Curug Kembar. Curug ini masih satu aliran air dengan Curug Orok.
Sebelum bernama Curug Orok, curug
ini bernama Curug Sanghyang Prabu Gebur. Nama Curug Orok konon berasal
dari cerita masyarakat setempat tentang seorang wanita yang pernah
membuang bayi hasil hubungan gelap di curug tersebut pada tahun 1968.

0 komentar: